Kecil-kecil Belajar jadi Pengusaha Besar

 

Kekuatan ekonomi suatu negara salah satunya ditentukan oleh banyak sedikitnya jumlah enterpreneur. Oleh karena itu, mengajarkan mental entrepreneur sejak masih kanak-kanak adalah hal yang penting. Anak-anak perlu diperkenalkan dan dirangsang alam pikirnya untuk berwirausaha. Dengan bimbingan guru dan atau orangtua, mereka bisa diajak melihat dan membaca peluang bisnis, paling tidak di lingkungan terdekatnya yang mudah dijangkau, seperti tempat tinggal dan sekolah.

Selain manfaat ekonomis, pendidikan enterpreneur  juga mengasah kemandirian peserta didik. Pendidikan ini juga melatih peserta didik berani mengambil resiko dan mengambil keputusan sendiri. Jika sudah diberikan sejak dini, itu akan membentuk mind-set  dan mempersiapkan mental mereka. Tentu saja hal ini sangat bagus apabila sudah terbentuk di dalam otak sejak kanak-kanak.

Berpijak pada lantasan teoritis di atas, maka SD Generasi Azkia mulai Selasa 26/3/209 kemarin menggelar kegiatan “Market Day.” Dalam kegiatan ini, siswa dibimbing dan diarahkan oleh guru dan orangtua untuk: 1) mengambil keputusan tentang produk yang akan dijual; 2) mengemas produk sebaik mungkin untuk menarik minat teman-temannya agar mau membeli; 3) menyusun strategi berjualan, apakah dengan duduk di stand atau dengan menjajakannya; 4) berhitung modal, pendapatan, keuntungan, dan kerugian.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini “mengorbankan” beberapa jam pelajaran formal. “Tidak apa-apa, karena ini juga merupakan bagian dari pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi para peserta didik,” kata Bapak Holifurrahman, M.Pd,  Kepala SD Generasi Azkia di kantornya.

Kelas I dan IV berkesempatan melaksanakan kegiatan “Market Day” pada gelombang pertama. Kegiatan ini diawali dengan briefing oleh Guru Kelas masing-masing. Dilanjutkan dengan penataan barang di stand yang sudah disiapkan di halaman sekolah. Pada jam istirahat, peserta didik SD Generasi Azkia mulai “menyerbu” stand-stand yang berjejer rapi di lapangan. Tak ketinggalan siswa-sisiwi SMP Generasi Azkia dan para guru.

“Alhamdulillah, kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh siswa kelas I dan IV sebagai pelaksana kegiatan, maupun siswa kelas lain dan guru-guru sebagai konsumen. Masih ada beberapa kelas lain yang akan melaksanakan pada minggu berikutnya,” kata Ibu Rini Muginawati, S.Ag, Wakasek Bidang Kurikulum, selaku penanggung jawab kegiatan.

Meskipun ada banyak stand yang menjual makanan di lapangan, edukasi membuang sampah pada tempatnya tetap mendapatkan perhatian. Bersyukur para peserta didik senantiasa mengindahkan hal ini, semoga menjadi kebiasaan yang positif di mana pun mereka berada. [@lif]

Photos: